Kamis, 24 Oktober 2024

Untitled III

 



Saat itu tercipta sebuah percakapan di antara kita,

Akulah sang pencipta percakapan itu.

Beranjak dari itu, kau tunjukkan keberanian diri

Sebuah keberanian untuk menunjukkan rasa

Itu sudah tampak dari mu, hanya saja aku mengabaikannya

Banyak hal yang membuat itu menjadi buta bagiku

Sangat memengaruhi pikiran dan tindakan

Senang bersamamu saja butuh ijin berapa kali dengan pikiranku

 

Suatu waktu aku buat suatu kesalahan

Mungkin itu bisa disebut fatal

Mengatakan maaf bagiku sudah tidak berarti

Mengungkapkan perasaan di ujung tanduknya waktu

Dia senang hanya saja raganya kacau

Bagai benang yang rapi diacak oleh waktu sehingga berantakan

Aku paham hal itu membuat kita canggung

Hanya saja aku ingin mengungkapkannya

Menyimpan rasa itu sangat mengganggu ku

Namun akhirnya, konsekuensi pun aku terima

Hanya maaf yang bisa terlontarkan dari ku

 

Aku bertaruh harapan kepada waktu

Kuasanya lebih kuat , semesta kendalinya

Memulihkan aku dengannya

Dengan harap bisa menaruh wajah saling berhadapan

Ditambah senyum sapa kami .


Hanya Ketikan Yang Lewat

    Aku mencoba bertekad sebelum ke sini Jangan terlalu pikirkan apa yang terjadi Kau bukan peramal dan juga bukan Tuhan Satu pertan...